Belajar Cara Optimasi SEO On Page | SEO On Page merupakan bentuk optimasi SEO yang di terapkan pada konten yang anda publish atau terbitkan. Setelah sebelumnya kita belajar tentang apa itu SEO di artikel sekarang yang kita lakukan adalah mengoptimasikannya supaya muatan konten lebih maksimal.
Cara Kerja dan Faktor SEO On Page
Ketika konten kita di publish maka secara otomatis search engine akan mencoba menemukan konten anda. Pencarian ini berdasarkan keyword yang di pakai dalam konten tersebut.
Sebelum saya jelaskan, ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan dalam membantu meningkatkan SEO On Page yaitu :
- Nama domain
- Settingan permalink
- Judul artikel mengandung kata kunci yang di bidik
- Menambahkan gambar atau video
- Menggunakan internal link
Masih banyak faktor yang sangat mempengaruhi namun kita akan membahas secara dasar terlebih dahulu. Jika anda ingin belajar untuk lebih lengkapny bisa bergabung di grup belajar digitalroom.id
Nama Domain
Nama domain adalah salah faktor yang sangat penting dalam melakukan optimasi onpage. Jika nama domain anda sesuai kata kunci yang anda bidik, maka anda akan semakin mudah me-ranking-kan kata kunci tersebut di mesin pencari.
Sebagai contoh nama domain www.hpandroidmurah.com lebih optimal ketimbang www.hpandroid.com untuk kata kunci “hp android murah”. Sebab domain pertama mengandung semua kata kunci, sedangkan domain kedua hanya mengandung dua kata kunci.
Settingan Permalink
Dalam artikel Cara Membuat Website di postingan sebelumnya anda pasti tahu apa itu permalink. Salah satu alasan kita mensetting permalink adalah untuk optimasi SEO On Page. Permalink yang sangat di sukai mesin pencari google adalah yang sesuai dengan kata kunci yang anda bidik. Misalnya www.tokolaptopmurah.com/laptop/laptop-harga-tiga-jutaan akan lebih optimal untuk kata kunci “Laptop harga tiga jutaan” di bandingkan www.tokolaptopmurah.com/laptop/p=123.
Kenapa bisa? Sebab URL pertama mengandung kata kunci, sementara yang kedua tidak mengandung kata kunci. URL kedua tidak hanya jelek bagi SEO, namun juga menyulitkan visitor untuk mengingat link halaman tertentu website kita.
Judul Artikel Mengandung Kata Kunci Yang Di bidik
Alangkah baiknya jika judul artikel anda mengandung kata kunci yang anda bidik. Misal anda membidik kata kunci “Hp murah berkualitas” maka judul postingan anda “Daftar hp murah berkualitas” akan lebih optimal di banding “Daftar hp android murah keren berkualitas”, karena judul kedua terdapat kata yang memisahkan keyword.
Begitu juga dengan artikel anda “Daftar hp murah berkualitas dan berkelas” akan lebih optimal di bandingkan “daftar harga dan spesifikasi hp murah berkualitas”, karena pada judul pertama kata kunci terdapat di bagian awal, sementara pada judul kedua kata kunci yang anda bidik terletak di bagian akhir.
Menambahkan Gambar atau Video
Menambahkan media seperti gambar atau video bertujuan untuk membuat pengunjung betah untuk lebih lama di situs anda sehingga hal ini akan mengurangi bounce rate anda. Bounce rate secara umum bisa di artikan lama pengunjung ketika membuka dan membaca satu halaman dari situs anda.
Jika visitor langsung menutup situs anda maka artinya bounce rate anda tinggi dan ini tidak di sukai oleh Google. Google akan menganggap situs anda tidak berkualitas karena tidak di sukai visitor. Pemberian iklan yang berlebihan juga akan menaikan bounce rate kita. Maka kita perlu memperhatikan isi artikel kita agar tidak berlebihan.
Nah dengan menambahkan gambar atau video maka akan membuat visitor bisa sedikit lebih lama berada di situs anda, apakah itu sekedar melihat gambar atau menonton video. Untuk melihat tingkat bounce rate situs anda bisa mengeceknya di dashboard Google Analytic anda.
Gunakan Internal Link
Internal link adalah link yang terdapat di dalam artikel anda dan mengarah ke halaman lain di situs anda yang sama. Menambahkan internal link sangat penting, karena tujuannya agar bot Google akan cepat mengindex semua halaman di situs anda karena semuanya di hubungkan oleh internal link.
Di samping itu, internal link juga berguna untuk mengurangi tingkat bounce rate. Dan jangan lupa untuk menambahkan plugin related post di bawah postingan anda. Ini juga sangat berguna jika seandainya anda tidak memasang internal link di dalam konten.
Baik demikian setelah anda belajar seo mengoptimasi website dengan faktor on page bisa langsung anda praktikan ke dalam situs anda. Selain SEO On Page masih ada Cara Optimalisasi SEO Off Page yang akan di bahas pada artikel yang akan datang.